Pelajaran dari Peristiwa Isra' Mi'raj



Khatib jum’at ini di maasjid rois dahlan adalah ust.Masyhuri. Beliau menceritakan kejadian isra’ mi’raj. Ada seseorang yang datang kepada sahabat Nabi, Abu Bakar mengabarkan tentang perjalanan isra’ mi’raj yang dilakukan oleh Nabi. Orang ini ingin mengetahui tanggapan Abu Bakar tentang peristiwa ini. Apakah kabar yang menurutnya tidak masuk akal ini akan melunturkan kepercayaan Abu Bakar terhadap sahabat yang paling dicintainya? Ternyata tanggapan Abu Bakar diluar perkiraan orang tadi. Abu Bakar ternyata akan mempercayai kabar tadi jika memang benar Nabi mengatakan demikian. Bahkan yang lebih dahsyat dari itu sekalipun sahabat utama Nabi ini akan percaya.
Khatib menjelaskan tentang pelajaran yang bisa diambil dari cerita di atas. Sebagai seorang muslim, kita harus meyakini semua yang datang dari Nabi. Contoh yang ditunjukkan Abu Bakar tadi mengisyaratkan tingkat keyakinan yang dimiliki oleh sahabat Abu Bakar. Orang yang tingkat keimanannya masih rendah tentu akan meragukan kabar ini karena terlihat tidak masuk akal.
Perjalanan isra’ mi’raj dilakukan malam hari tanggal 27 rajab. Malam itu beliau naik ke langit dunia untuk menerima perintah salat. Salat adalah tiang agama yang harus ditegakkan oleh setiap muslim. Perintah ini merupakan kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan. Orang yang menjalankan solat akan mendapatkan banyak manfaat dan pelajaran. Pelajaran yang ditanamkan dalam solat diantaranya yaitu membersihkan badan dari hadast, membersihkan pakaian dari na’jis, serta membersihkan jiwa dari syirik. Bersih dari hadast dan na’jis merupakan syarat sah salat. Sesorang yang ingin mengerjakan salat harus terbebas dari kedua hal ini. Solat juga sebagai pembatas diri kita dari syirik karena penghambaan yang benar hanya ditujukan kepada Allah lewat salat.
Bacaan iftitah yang dibaca setiap solat menegaskan bahwa solat, ibadah, hidup, dan mati kita hanya ditujukan kepada Allah semata. Kita diajarkan untuk melihat tujuan kita sebenarnya. Segala yang kita lakukan di dunia ini harus diniatkan untuk beribadah kepada Allah SWT. tanpa pamrih kepada selainnya.
Itulah beberapa hal yang dapat kita pelajari dari peristiwa isra’ mi’raj. Ternyata solat memiliki banyak manfaat. Baik jasmani dan rohani kita. Melalui solat kita bisa semakin dekat kepada Allah. Masih banyak manfaat solat yang belum kita ketahui. Banyak pakar juga telah mengkaji manfaat dari segi medis. Mereka menyimpulkan bahwa salat sangat baik untuk kesehatan. Yang paling penting bagi kita adalah manfaat solat bagi hati kita. Yaitu sebagai sarana komunikasi dengan Sang Maha Pencipta yang mengetahui segala yang terbaik untuk kita. Kita bisa memohon petunjuk kepadaNya tentang semua persoalan yang kita hadapi.
Terakhir khatib mengajak kita untuk memperbaiki solat kita. Jangan pernah meninggalkan dan selalu perbaiki kulaitasnya. Jangan sampai hal-hal dunia menyibukkan kita sehingga memalingkan kita dari mengingat Allah. Insyaallah akan banyak manfaat yang akan kita dapatkan. Karena solat dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.

Hilal Imtiyaz

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar